AVC Continental 2026 membawa pasangan voli pantai Indonesia Bintang Akbar/Sofyan Rachman menuju babak 16 besar setelah mereka tampil sempurna sepanjang fase Grup E. Pasangan Indonesia tersebut menguasai puncak klasemen dengan menyapu tiga pertandingan tanpa kehilangan satu set pun.

Bintang/Sofyan memastikan status juara grup setelah mengalahkan pasangan Jepang, Takahashi/Ikeda, di Shangluo, Kamis (3/9/2026). Mereka menyelesaikan pertandingan dalam dua set langsung dengan skor 21-16 dan 21-15.

Pertandingan tersebut memiliki arti penting karena kedua pasangan sama-sama membawa dua kemenangan sebelum bertemu. Selain itu, Bintang/Sofyan dan Takahashi/Ikeda juga belum pernah kehilangan set. Karena itu, laga terakhir Grup E sekaligus menentukan pasangan yang berhak menempati posisi teratas.

Bintang/Sofyan akhirnya menunjukkan permainan lebih konsisten. Mereka mengendalikan pertandingan sejak set pertama dan mampu menjaga tekanan hingga pertandingan berakhir.

Bintang/Sofyan Amankan Puncak Grup E AVC Continental 2026

Bintang Akbar dan Sofyan Rachman langsung tampil agresif ketika menghadapi Takahashi/Ikeda. Mereka menjaga tempo permainan sekaligus membatasi kesempatan wakil Jepang untuk mengembangkan pola serangan.

Permainan tersebut membawa Bintang/Sofyan mengamankan set pertama dengan skor 21-16. Memasuki set kedua, pasangan Indonesia tidak menurunkan intensitas permainan.

Takahashi/Ikeda mencoba memberikan tekanan untuk memperpanjang pertandingan. Namun, Bintang/Sofyan tetap menjaga konsentrasi dan kembali mengendalikan permainan. Mereka kemudian menutup set kedua dengan kemenangan 21-15.

Hasil tersebut memastikan Bintang/Sofyan keluar sebagai juara Grup E AVC Continental 2026. Lebih istimewa lagi, mereka menyelesaikan seluruh pertandingan penyisihan tanpa kehilangan satu set.

Sapu Bersih Tiga Pertandingan Fase Grup

Perjalanan Bintang/Sofyan menuju babak 16 besar bermula ketika mereka menghadapi Wong Pui Lam/Chong Kei Loi dari Hong Kong. Pasangan Indonesia langsung memperlihatkan dominasinya dalam pertandingan pertama.

Bintang/Sofyan memenangkan set pembuka dengan skor telak 21-10. Mereka kemudian mempertahankan permainan efektif dan mengakhiri set kedua dengan kemenangan 21-12.

Pada pertandingan kedua, Rabu (2/9/2026), pasangan Indonesia menghadapi Yakovlev/Mokhammad dari Kazakhstan. Pertandingan tersebut menghadirkan persaingan lebih ketat.

Meski lawan memberikan tekanan, Bintang/Sofyan mampu menjaga keunggulan. Mereka mengamankan set pertama dengan skor 21-17 dan melanjutkan performa positif pada set kedua untuk menang 21-15.

Dua kemenangan tersebut membuat Bintang/Sofyan memasuki pertandingan terakhir Grup E dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka kemudian melengkapi catatan sempurna dengan mengalahkan Takahashi/Ikeda.

Secara keseluruhan, Bintang/Sofyan mengoleksi enam kemenangan set dari tiga pertandingan. Tidak satu pun lawan berhasil merebut set dari pasangan Indonesia sepanjang fase grup AVC Continental 2026.

AVC Continental 2026

AVC Continental 2026.

Selandia Baru Menanti di Babak 16 Besar

Setelah mengamankan posisi teratas Grup E, Bintang/Sofyan kini mengalihkan fokus menuju fase gugur. Sam O’Dea/Ben O’Dea dari Selandia Baru akan menjadi lawan mereka pada babak 16 besar.

Pertandingan tersebut menghadirkan tantangan berbeda. Bintang/Sofyan perlu mempertahankan konsistensi sekaligus meningkatkan kualitas permainan karena fase gugur tidak memberikan banyak ruang untuk melakukan kesalahan.

Pelatih Slamet Mulyanto sejak awal menargetkan Bintang/Sofyan menjadi juara grup. Target pertama tersebut kini sudah tercapai setelah pasangan Indonesia menuntaskan tiga pertandingan dengan hasil sempurna.

Namun, Slamet tidak ingin anak asuhnya cepat puas. Ia meminta Bintang/Sofyan meningkatkan level permainan ketika menghadapi pasangan Selandia Baru.

“Bintang/Sofyan bermain sangat baik. Lawan Selandia Baru, tidak boleh kendur. Gas terus, harus menang,” tegas Slamet.

Modal Positif Menuju Fase Gugur AVC Continental 2026

Rekor sempurna sepanjang penyisihan memberikan modal berharga bagi Bintang/Sofyan. Mereka mampu menghadapi tiga pasangan dengan karakter permainan berbeda tanpa kehilangan satu set.

Namun, tantangan AVC Continental 2026 semakin berat ketika kompetisi memasuki fase gugur. Setiap pertandingan menentukan kelanjutan perjalanan mereka sehingga Bintang/Sofyan harus mempertahankan fokus sejak poin pertama.

Catatan kemenangan atas Hong Kong, Kazakhstan, dan Jepang menunjukkan kemampuan pasangan Indonesia dalam menjaga stabilitas permainan. Mereka juga membuktikan kapasitasnya ketika menghadapi pertandingan penentuan melawan Jepang.

Kini, Bintang/Sofyan membawa misi berikutnya untuk melewati Sam O’Dea/Ben O’Dea. Kemenangan atas pasangan Selandia Baru akan membawa mereka melangkah lebih jauh sekaligus menjaga peluang Indonesia meraih hasil terbaik di turnamen tersebut.

Dengan enam kemenangan set tanpa kekalahan sebagai modal, Bintang/Sofyan memiliki kepercayaan diri tinggi menuju babak 16 besar. Meski demikian, mereka tetap perlu meningkatkan performa karena persaingan pada fase gugur AVC Continental 2026 akan menghadirkan tantangan yang semakin ketat.