Emirates Cup 2026 – Arsenal kalah 2-3 dari Borussia Dortmund dalam pertandingan Emirates Cup 2026 yang berlangsung di Emirates Stadium, Minggu (9/8/2026) malam WIB. The Gunners berusaha mengejar ketertinggalan hingga menit akhir, tetapi Dortmund mampu mempertahankan keunggulan dan keluar sebagai pemenang.
Pertandingan berjalan menarik sejak menit awal. Dortmund langsung bermain agresif dan memanfaatkan ruang yang muncul di pertahanan tuan rumah. Strategi tersebut memberikan hasil cepat bagi tim asal Jerman itu.
Arsenal mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, beberapa kesalahan dalam menjaga area pertahanan membuat Dortmund mampu menciptakan peluang berbahaya.
Tim tamu bahkan berhasil mencetak dua gol sebelum turun minum. Kondisi tersebut membuat Arsenal harus bekerja lebih keras pada babak kedua untuk mengejar ketertinggalan.
Setelah jeda, Arsenal menunjukkan permainan yang lebih menyerang. Ethan Nwaneri berhasil membuka peluang kebangkitan timnya melalui gol pada awal babak kedua.
Dortmund kemudian kembali memperlebar jarak melalui situasi bola mati. Arsenal tidak menyerah dan berhasil mendapatkan gol kedua lewat penalti Viktor Gyokeres.
Menjelang pertandingan berakhir, Gabriel Martinelli sempat membuat pendukung tuan rumah bersorak. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena posisi offside. Dortmund akhirnya mempertahankan skor 3-2 sampai peluit panjang.
Dortmund Cetak Gol Cepat ke Gawang Arsenal
Borussia Dortmund memulai pertandingan dengan efektif. Mereka tidak membutuhkan waktu lama untuk menciptakan keunggulan di Emirates Stadium.
Samuele Inacio membuka skor ketika pertandingan memasuki menit ketujuh. Pemain berusia 18 tahun tersebut memanfaatkan umpan terobosan Felix Nmecha.
Inacio kemudian bergerak menuju area berbahaya sebelum melepaskan tembakan menyilang. Kepa Arrizabalaga gagal menjangkau bola sehingga Dortmund memimpin 1-0.
Gol cepat tersebut membuat tim tamu semakin percaya diri. Dortmund terus mencari ruang untuk menekan pertahanan Arsenal.
The Gunners berusaha membangun serangan dari lini tengah. Namun, mereka masih kesulitan menghasilkan peluang yang benar-benar mengancam gawang lawan.
Dortmund justru kembali mencetak gol pada menit ke-29. Konstantinos Karetsas mendapatkan ruang untuk mengembangkan serangan setelah pertahanan Arsenal gagal menutup pergerakannya.
Karetsas bergerak ke area tengah sebelum melepaskan tembakan keras menuju sudut atas gawang. Kepa kembali tidak mampu menggagalkan peluang tersebut.
Gol Karetsas membawa Dortmund unggul 2-0. Arsenal kemudian mencoba meningkatkan tekanan menjelang akhir babak pertama, tetapi mereka belum mampu memperkecil ketertinggalan hingga turun minum.

Pemain Borussia Dortmund, Samuele Inacio, merayakan gol ke gawang Arsenal pada laga Emirates Cup 2026
Ethan Nwaneri Buka Harapan Kebangkitan
Arsenal meningkatkan tempo permainan setelah memasuki babak kedua. Mereka mulai lebih aktif membawa bola ke wilayah pertahanan Dortmund.
Upaya tersebut menghasilkan gol pada menit ke-53. Christos Tzolis memainkan peran penting dalam terciptanya gol pertama tuan rumah.
Tzolis bergerak masuk ke kotak penalti dan melihat posisi Ethan Nwaneri. Ia kemudian memberikan bola kepada Nwaneri yang berada di area ideal untuk melakukan penyelesaian.
Nwaneri memanfaatkan kesempatan tersebut dengan tenang. Gol itu mengubah kedudukan menjadi 1-2 sekaligus meningkatkan harapan Arsenal untuk menyamakan skor.
Sayangnya, momentum kebangkitan tuan rumah tidak bertahan lama. Empat menit setelah gol Nwaneri, Dortmund kembali memberikan pukulan.
Tim tamu mendapatkan peluang melalui situasi sepak pojok. Arsenal gagal mengantisipasi bola dengan sempurna sehingga Joane Gadou memperoleh kesempatan di area pertahanan.
Gadou mengontrol bola menggunakan dada sebelum melepaskan tembakan ke gawang. Gol tersebut membawa Dortmund unggul 3-1 pada menit ke-57.
Viktor Gyokeres Perkecil Ketertinggalan
Meski tertinggal dua gol, Arsenal terus berusaha mengejar Dortmund. Tekanan tuan rumah akhirnya menghasilkan kesempatan emas pada menit ke-68.
Christos Tzolis mendapatkan pelanggaran yang membuat Arsenal memperoleh hadiah penalti. Viktor Gyokeres maju sebagai eksekutor.
Gyokeres menjalankan tugasnya dengan baik. Ia mencetak gol dari titik putih dan membawa Arsenal mendekat dengan skor 2-3.
Setelah gol tersebut, The Gunners semakin agresif memburu gol penyeimbang. Dortmund harus bekerja keras menjaga keunggulan karena Arsenal terus meningkatkan tekanan.
Gabriel Martinelli akhirnya sempat mengirim bola masuk ke gawang Dortmund pada penghujung pertandingan. Gol itu terlihat seperti akan menyelamatkan Arsenal dari kekalahan.
Namun, kegembiraan tuan rumah tidak berlangsung lama. Wasit menganulir gol Martinelli setelah menilai sang pemain berada dalam posisi offside.
Arsenal masih mencoba menciptakan kesempatan pada sisa waktu pertandingan. Dortmund mampu menjaga pertahanan dan tidak memberikan gol tambahan kepada tuan rumah.
Skor 3-2 untuk Borussia Dortmund akhirnya bertahan hingga pertandingan selesai. Arsenal pun harus menerima kekalahan di Emirates Cup 2026 meski sempat memberikan tekanan besar pada babak kedua.
Hasil tersebut juga menunjukkan bahwa Arsenal masih memiliki pekerjaan dalam menjaga konsentrasi di lini belakang. Dortmund mampu menghukum beberapa kesalahan tuan rumah, termasuk melalui situasi bola mati.
Di sisi lain, respons Arsenal pada babak kedua memberikan catatan positif. Nwaneri dan Gyokeres berhasil mencetak gol, sementara lini serang The Gunners terus memberikan ancaman hingga menit terakhir. Meski demikian, usaha tersebut belum cukup untuk menghindarkan Arsenal dari kekalahan 2-3 di kandang sendiri.