Indonesia Race 2026 – resmi mengakhiri rangkaian penyelenggaraannya setelah seri terakhir sukses di gelar di Surabaya. Ajang lari yang telah berlangsung di empat kota ini kembali menarik antusiasme masyarakat dengan menghadirkan ribuan peserta dari berbagai kalangan. Kehadiran para pelari menjadi bukti bahwa olahraga lari semakin di minati sebagai bagian dari gaya hidup sehat di Indonesia.

Sejak pertama kali di gelar pada 2024, Indonesia Race terus berkembang menjadi salah satu agenda olahraga yang di nantikan setiap tahunnya. Selain menghadirkan kompetisi, kegiatan ini juga mengusung misi untuk mendorong masyarakat menjalani pola hidup aktif serta mempererat kebersamaan melalui olahraga.

Seri Surabaya Menjadi Penutup Indonesia Race 2026

Seri terakhir Indonesia Race 2026 berlangsung di kawasan Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Minggu (2/8/2026). Sebanyak lebih dari 6.000 peserta turut ambil bagian dalam penyelenggaraan tersebut.

Peserta mengikuti dua nomor yang di perlombakan, yakni kategori lari 5 kilometer (5K) dan Family Run sejauh 2,5 kilometer. Kehadiran peserta dari berbagai usia menciptakan suasana yang semarak sekaligus menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga lari.

Sebelum mencapai Surabaya, Indonesia Race 2026 lebih dahulu mengunjungi tiga kota lainnya, yaitu Yogyakarta, Medan, dan Bandung. Secara keseluruhan, sekitar 25.000 pelari berpartisipasi sepanjang rangkaian kegiatan tahun ini.

Ajang tersebut juga menjadi bagian dari persiapan menuju Jakarta International 10K yang di jadwalkan berlangsung pada 13 September 2026. Dengan demikian, Indonesia Race tidak hanya menjadi kompetisi tersendiri, tetapi juga menjadi wadah bagi para pelari untuk mengasah kemampuan sebelum mengikuti kejuaraan berikutnya.

Pemerintah Jawa Timur Berikan Apresiasi

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Indonesia Race yang di nilai mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya aktivitas fisik.

Mewakili Gubernur Jawa Timur, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Timur, M. Hadi Wawan Guntoro, menilai kegiatan tersebut telah menjadi agenda tahunan yang di nanti oleh masyarakat.

Menurutnya, penyelenggaraan ajang olahraga seperti Indonesia Race memiliki dampak positif karena mampu mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat secara berkelanjutan. Selain itu, kegiatan tersebut juga memperkuat budaya olahraga di tengah masyarakat.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti lomba dengan tetap mengutamakan keselamatan, menjaga kondisi kesehatan, serta mematuhi rute yang telah di tentukan sehingga seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan lancar.

Lebih lanjut, pemerintah berharap kegiatan serupa terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang agar semakin banyak masyarakat terdorong menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari.

Ribuan peserta mengikuti Indonesia Race 2026 seri penutup di Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

Milo Activ Indonesia Race 2026 menutup rangkaian empat seri di Surabaya, Minggu (2/8).

Komitmen Mendorong Gaya Hidup Aktif

Penyelenggara menyampaikan bahwa Indonesia Race tidak hanya berfokus pada perlombaan semata. Tetapi juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam membangun budaya hidup sehat di Indonesia.

Direktur Corporate Affairs PT Nestlé Indonesia, Fajar Dewantara, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Indonesia Race merupakan salah satu bentuk dukungan perusahaan terhadap perkembangan generasi muda sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih aktif berolahraga.

Menurutnya, antusiasme masyarakat Surabaya yang tinggi menjadi penutup yang positif bagi rangkaian Indonesia Race 2026. Hal tersebut menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap kegiatan olahraga terus mengalami peningkatan.

Selain itu, penyelenggara berharap semangat hidup sehat dapat terus tumbuh di lingkungan keluarga sehingga olahraga tidak hanya menjadi aktivitas sesaat, melainkan menjadi kebiasaan yang dilakukan secara rutin sejak usia dini.

Melalui penyelenggaraan ajang ini, perusahaan juga ingin mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui aktivitas fisik yang mudah di ikuti oleh berbagai kelompok usia.

Persaingan Ketat di Kategori 5K

Selain menghadirkan kegiatan keluarga, Indonesia Race 2026 juga menyuguhkan persaingan menarik pada kategori 5K.

Pada nomor putra, Elisar Gamashi berhasil menjadi yang tercepat setelah mencatatkan waktu 15 menit 54 detik. Sementara itu, kategori putri di menangkan oleh Indah Yuniarti yang menyelesaikan lomba dalam waktu 20 menit 14 detik.

Keberhasilan tersebut menjadi hasil dari persiapan dan latihan yang dilakukan para atlet sebelum mengikuti perlombaan.

Usai meraih kemenangan, Elisar mengaku senang dapat kembali mengikuti Indonesia Race. Ia sebelumnya pernah berpartisipasi dalam ajang serupa yang di gelar di Solo dan Yogyakarta.

Menurutnya, pengalaman berlomba di Surabaya memberikan kesan positif karena lintasan di nilai aman dan nyaman untuk di lewati. Selain itu, dukungan para penonton serta semangat dari sesama peserta turut menjadi motivasi untuk memberikan performa terbaik hingga garis finis.

Elisar juga menyatakan akan terus meningkatkan kualitas latihan agar dapat kembali mengikuti Indonesia Race pada penyelenggaraan tahun berikutnya dengan hasil yang lebih baik.

Indonesia Race Terus Perkuat Budaya Olahraga

Berakhirnya seri Surabaya menandai tuntasnya rangkaian Indonesia Race 2026 yang sukses di gelar di empat kota besar Indonesia. Ribuan peserta yang ikut ambil bagian menunjukkan bahwa olahraga lari semakin di terima sebagai aktivitas yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi kesehatan.

Melalui kombinasi antara kompetisi, kegiatan keluarga, dan kampanye hidup sehat. Indonesia Race berhasil menghadirkan pengalaman olahraga yang dapat di nikmati berbagai kalangan. Ke depan, ajang ini di harapkan terus berkembang serta mampu mendorong semakin banyak masyarakat Indonesia untuk aktif bergerak, menjaga kebugaran, dan menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.