Pasar smartphone – Indonesia kembali bergerak dinamis. Perhatian publik kini mengarah pada Samsung Galaxy S26 series sebagai penerus Galaxy S25 series. Informasi awal mengenai perangkat ini muncul melalui laman sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) milik Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

Dalam praktiknya, sertifikasi TKDN sering menjadi sinyal awal masuknya perangkat elektronik ke pasar domestik. Oleh karena itu, kemunculan nomor model yang berkaitan dengan Galaxy S26 series memunculkan spekulasi kuat mengenai rencana peluncuran resmi Samsung di Indonesia.

Samsung Galaxy S26 series terdaftar di laman TKDN Indonesia

Samsung Galaxy S25 Ultra hadir dalam varian warna utama Titanium Silverblue (biru), Titanium Black (hitam), Titanium Whitesilver (putih), dan Titanium Gray (abu-abu). Warna spesial untuk Samsung S25 Ultra, yaitu Pink Gold (emas dengan hint pink), Jetblack, dan Jade Green (hijau).

Nomor Model Galaxy S26 Series Tercantum di Laman TKDN

Penelusuran pada laman TKDN menunjukkan tiga nomor model yang berkaitan dengan Galaxy S26 series. Nomor tersebut meliputi SM-S942B, SM-S947B, dan SM-S948B. Ketiga model tersebut mencatat nilai TKDN sebesar 37,50 persen.

Basis data pengujian performa Geekbench mengaitkan nomor model SM-S942B dengan Galaxy S26 versi reguler. Sertifikasi TUV sebelumnya menghubungkan nomor model SM-S947B dengan varian Galaxy S26 Plus. Selain itu, sertifikasi 3C China dan IMDA Singapura juga menampilkan nomor model SM-S948B yang mengarah pada Galaxy S26 Ultra.

Ketiga perangkat tersebut mendukung konektivitas 5G. Dukungan ini menegaskan posisi Galaxy S26 series sebagai ponsel flagship generasi terbaru.

Tahapan Sertifikasi Sebelum Pemasaran di Indonesia

Meskipun laman TKDN telah mencantumkan nomor model Galaxy S26 series, situs tersebut belum memuat spesifikasi teknis perangkat. Namun, kemunculan data ini tetap menunjukkan kesiapan awal Samsung untuk memasarkan produknya di Indonesia.

Selain TKDN, produsen harus memenuhi persyaratan sertifikasi lain. Kementerian Komunikasi dan Digital mewajibkan setiap perangkat telekomunikasi memiliki sertifikat Pos dan Telekomunikasi atau Postel.

Produsen memerlukan sertifikat Postel untuk memperoleh Tanda Pendaftaran Produk Impor dari Kementerian Perindustrian. Setelah itu, perangkat akan memperoleh nomor IMEI melalui sistem CEIR serta Persetujuan Impor dari Kementerian Perdagangan.

Hingga saat ini, laman Postel belum menampilkan nomor model Galaxy S26 series. Kondisi ini menunjukkan bahwa proses sertifikasi masih berlangsung.

Perkiraan Jadwal Peluncuran Galaxy S26 Series

Samsung belum menyampaikan pengumuman resmi terkait Galaxy S26 series. Namun, informasi dari kalangan industri menunjukkan bahwa Samsung menyiapkan peluncuran melalui acara Galaxy Unpacked.

Sumber industri menyebutkan bahwa Samsung berencana menggelar acara tersebut pada 25 Februari 2026 di San Francisco, Amerika Serikat. Jika jadwal ini terealisasi, Samsung akan mengubah pola peluncuran tahunan mereka.

Dalam beberapa tahun terakhir, Samsung meluncurkan ponsel flagship pada akhir Januari atau awal Februari. Galaxy S25 series hadir pada Januari 2025, sedangkan Galaxy S24 series meluncur pada Februari 2024.

Bocoran Spesifikasi Galaxy S26 Series

Berbagai sumber industri telah mengungkap bocoran spesifikasi Galaxy S26 series. Informasi tersebut menyebutkan bahwa Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus akan menggunakan chipset Exynos 2600.

Divisi System LSI Samsung merancang chipset Exynos 2600. Samsung Foundry memproduksi chipset ini menggunakan teknologi fabrikasi 2 nanometer. Prosesor ini membawa konfigurasi CPU 10 inti berbasis ARM C1. Samsung juga menyematkan GPU Xclipse 960 berbasis arsitektur AMD RDNA.

Untuk varian tertinggi, Samsung tetap mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 versi khusus “for Galaxy” pada Galaxy S26 Ultra. TSMC memproduksi chipset tersebut dengan proses 3 nanometer. Samsung akan memasarkan varian ini secara terbatas di beberapa wilayah utama.

Pada sektor kamera, Galaxy S26 Ultra mempertahankan sensor utama 200 megapiksel. Perangkat ini juga membawa kamera ultrawide 50 megapiksel. Selain itu, Samsung menyertakan kamera telefoto 10 megapiksel dengan zoom optik 3x serta kamera telefoto tambahan dengan zoom optik 5x.

Samsung membekali Galaxy S26 Ultra dengan baterai berkapasitas 5.000 mAh. Perangkat ini mendukung pengisian daya kabel hingga 60 watt. Dari sisi layar, Galaxy S26 Ultra mengusung panel sekitar 6,9 inci dengan sedikit peningkatan ukuran dibanding generasi sebelumnya.

Seluruh informasi tersebut masih berasal dari bocoran industri. Samsung belum merilis konfirmasi resmi mengenai desain dan spesifikasi Galaxy S26 series. Publik masih menunggu pengumuman langsung dari perusahaan.