Liga Champions – kembali mempertemukan dua klub elite Eropa, Manchester City dan Real Madrid. Kedua tim akan bertanding pada leg kedua babak gugur di Stadion Etihad, Manchester, Rabu (18/3/2026) dini hari WIB. Laga ini menjadi penentu langkah kedua tim menuju babak perempat final.
Real Madrid datang ke pertandingan ini dengan modal kuat. Tim asal Spanyol tersebut meraih kemenangan meyakinkan pada leg pertama dengan skor 3-0. Hasil tersebut memberi keuntungan besar bagi Los Blancos sebelum bertandang ke markas Manchester City.
Selain membawa keunggulan agregat, Real Madrid juga mendapatkan tambahan kekuatan. Dua pemain bintang mereka, Kylian Mbappe dan Jude Bellingham, kembali masuk dalam skuad yang dipersiapkan untuk pertandingan penting ini.
Mbappe dan Bellingham Siap Perkuat Real Madrid
Pelatih Real Madrid memasukkan nama Kylian Mbappe dan Jude Bellingham dalam daftar pemain yang dibawa ke Manchester. Kedua pemain tersebut sebelumnya mengalami cedera dan sempat absen dalam beberapa pertandingan.
Mbappe sempat mengalami masalah pada lututnya. Cedera tersebut membuat penyerang asal Prancis itu harus menjalani masa pemulihan selama beberapa waktu. Ia juga menjalani program rehabilitasi di Paris sebelum kembali bergabung dengan tim.
Setelah menyelesaikan proses pemulihan, Mbappe mulai kembali mengikuti sesi latihan bersama rekan-rekannya. Kini kondisinya semakin membaik dan ia siap membantu tim menghadapi Manchester City.
Selain Mbappe, Jude Bellingham juga kembali masuk dalam skuad. Gelandang asal Inggris tersebut sebelumnya mengalami cedera hamstring yang memaksanya absen cukup lama.
Bellingham tidak tampil sejak awal Februari karena fokus menjalani proses pemulihan. Setelah melewati tahap rehabilitasi dan latihan bertahap, ia kembali mendapatkan kesempatan masuk dalam skuad pertandingan.
Kehadiran Mbappe dan Bellingham tentu memberikan energi tambahan bagi Real Madrid. Kedua pemain tersebut memiliki peran penting dalam permainan tim sepanjang musim ini.

Foto: Jean Catuffe/Getty Images.
Real Madrid Fokus Menjaga Keunggulan
Real Madrid memiliki keuntungan besar setelah menang 3-0 pada pertemuan pertama. Dengan hasil tersebut, tim hanya perlu menjaga keunggulan agregat untuk memastikan tempat di perempat final.
Meski memiliki keunggulan, Real Madrid tetap harus tampil disiplin. Manchester City dikenal sebagai tim dengan kualitas permainan tinggi dan mampu menciptakan tekanan besar di kandang sendiri.
Pelatih Real Madrid memiliki beberapa pilihan dalam memanfaatkan Mbappe dan Bellingham. Ia bisa menurunkan keduanya sejak awal pertandingan jika kondisi fisik sudah optimal.
Namun pelatih juga bisa memasukkan mereka sebagai pemain pengganti. Strategi ini memungkinkan Real Madrid menambah energi baru ketika pertandingan memasuki fase penting.
Mbappe memiliki kecepatan dan kemampuan mencetak gol yang sangat berbahaya. Sementara itu, Bellingham mampu mengontrol tempo permainan di lini tengah dan membantu transisi serangan tim.
Manchester City Hadapi Tantangan Berat
Di sisi lain, Manchester City menghadapi tekanan besar pada leg kedua ini. Tim asuhan Pep Guardiola harus mengejar ketertinggalan tiga gol dari leg pertama.
Manchester City harus menang dengan selisih empat gol untuk lolos langsung ke babak perempat final. Tugas tersebut tentu tidak mudah karena mereka harus menghadapi salah satu tim terbaik di Eropa.
City masih memiliki peluang lain jika mampu menang dengan skor 3-0. Hasil tersebut akan memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Karena itu, Manchester City kemungkinan akan tampil agresif sejak awal pertandingan. Tim tuan rumah akan mencoba menekan pertahanan Real Madrid dan mencetak gol cepat.
Namun strategi menyerang juga membawa risiko. Real Madrid dikenal sangat berbahaya dalam situasi serangan balik cepat.
Duel Elite Eropa di Liga Champions
Pertemuan antara Manchester City dan Real Madrid selalu menghadirkan pertandingan berkualitas tinggi. Kedua klub memiliki pemain kelas dunia dan gaya permainan yang menarik.
Real Madrid memiliki sejarah panjang sebagai klub tersukses di Liga Champions. Klub asal Spanyol tersebut juga memiliki pengalaman besar dalam menghadapi pertandingan penting.
Sementara itu, Manchester City berkembang menjadi salah satu tim paling kuat di Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Pep Guardiola membangun tim dengan permainan menyerang yang sangat efektif.
Pertandingan leg kedua ini akan menjadi ujian bagi kedua tim. Real Madrid berusaha mempertahankan keunggulan, sedangkan Manchester City akan berjuang keras untuk membalikkan keadaan.
Dengan kembalinya Mbappe dan Bellingham, Real Madrid memiliki tambahan kekuatan untuk menghadapi tekanan dari tuan rumah. Oleh karena itu, pertandingan ini diprediksi berlangsung menarik dan penuh tensi hingga menit terakhir.