Harga emas – yang di pasarkan oleh PT Pegadaian (Persero) kembali mengalami kenaikan pada perdagangan terbaru. Kenaikan ini terjadi secara bersamaan pada produk emas UBS dan Galeri24. Dengan demikian, pergerakan harga tersebut mencerminkan penguatan pasar emas domestik.

Berdasarkan informasi yang di rilis melalui laman Sahabat Pegadaian pada Selasa, 10 Februari 2026, Pegadaian menaikkan harga emas UBS menjadi Rp 2.993.000 per gram. Sebelumnya, Pegadaian menjual emas UBS di level Rp 2.972.000 per gram. Oleh karena itu, selisih harga tersebut menunjukkan adanya respons pasar terhadap dinamika global.

Sementara itu, Pegadaian juga menaikkan harga emas Galeri24. Saat ini, harga emas Galeri24 tercatat sebesar Rp 2.979.000 per gram. Pada perdagangan sebelumnya, harga emas tersebut masih berada di angka Rp 2.958.000 per gram. Dengan kata lain, kedua produk emas utama Pegadaian sama-sama mencatat penguatan.

Namun demikian, Pegadaian dapat menyesuaikan harga emas sewaktu-waktu. Oleh sebab itu, masyarakat perlu memantau perkembangan harga secara berkala sebelum melakukan transaksi.

Ragam Pilihan Ukuran Emas UBS dan Galeri24

Selain harga yang kompetitif, Pegadaian juga menawarkan emas dalam berbagai pilihan ukuran. Untuk produk Galeri24, Pegadaian menyediakan emas mulai dari berat 0,5 gram hingga 1.000 gram atau setara satu kilogram. Dengan pilihan tersebut, investor memiliki fleksibilitas dalam menentukan strategi investasi.

Di sisi lain, Pegadaian menyediakan emas UBS dengan rentang ukuran yang sedikit berbeda. Emas UBS tersedia mulai dari 0,5 gram hingga maksimal 500 gram. Oleh karena itu, investor dapat menyesuaikan pembelian emas UBS sesuai kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang.

Lebih lanjut, variasi ukuran ini memungkinkan masyarakat dari berbagai latar belakang ekonomi untuk berpartisipasi dalam investasi emas. Dengan demikian, emas Pegadaian tetap menjadi instrumen investasi yang inklusif dan mudah diakses.

harga emas Pegadaian 10 Februari 2026 naik untuk UBS dan Galeri24

Petugas memperlihatkan emas batangan di Galeri 24 Pegadaian Kota Tangerang, Banten. harga emas Pegadaian untuk jenis UBS kini berada di angka Rp 2.993.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.972.000 per gram.

Daftar Harga Emas Pegadaian Hari Ini

Untuk produk Galeri24, Pegadaian menetapkan harga emas 0,5 gram sebesar Rp 1.563.000. Sementara itu, emas ukuran 1 gram dijual dengan harga Rp 2.979.000. Selain itu, Pegadaian memasarkan emas Galeri24 ukuran 2 gram di level Rp 5.886.000.

Pada ukuran yang lebih besar, Pegadaian menjual emas Galeri24 10 gram seharga Rp 29.137.000. Selanjutnya, emas ukuran 100 gram di pasarkan dengan harga Rp 289.435.000. Bahkan, untuk ukuran terbesar 1.000 gram, harga emas Galeri24 mencapai Rp 2.887.231.000.

Di sisi lain, Pegadaian menjual emas UBS ukuran 0,5 gram seharga Rp 1.618.000. Untuk ukuran 1 gram, Pegadaian mematok harga Rp 2.993.000. Selain itu, harga emas UBS ukuran 2 gram tercatat sebesar Rp 5.940.000.

Selanjutnya, Pegadaian memasarkan emas UBS ukuran 10 gram dengan harga Rp 29.203.000. Untuk ukuran 100 gram, harga mencapai Rp 290.742.000. Sementara itu, emas UBS ukuran 500 gram dijual seharga Rp 1.451.573.000.

Dengan demikian, perbedaan harga antara UBS dan Galeri24 di pengaruhi oleh merek serta biaya produksi. Meski begitu, kedua produk tetap menarik bagi investor emas.

Harga Emas Dunia Mendorong Penguatan Domestik

Sejalan dengan pergerakan harga di dalam negeri, harga emas dunia juga mengalami kenaikan signifikan. Pada perdagangan global awal pekan ini, harga emas melonjak sekitar 2 persen. Kenaikan tersebut terutama dipicu oleh melemahnya nilai tukar dolar Amerika Serikat.

Selain itu, harga emas spot dunia tercatat naik sekitar 2,5 persen ke kisaran USD 5.103 per ons. Oleh karena itu, tren ini memperpanjang reli harga emas sejak akhir pekan sebelumnya. Dengan meningkatnya ketidakpastian ekonomi, investor kembali mengalihkan dana ke aset aman.

Sementara itu, kontrak berjangka emas Amerika Serikat juga mencatat penguatan. Kontrak pengiriman April ditutup naik sekitar 2 persen di level USD 5.079 per ons. Dengan kata lain, pasar global menunjukkan sentimen positif terhadap emas.

Data Ekonomi AS dan Peran Bank Sentral

Lebih lanjut, pelaku pasar kini memusatkan perhatian pada rilis data ekonomi Amerika Serikat. Data tersebut mencakup nonfarm payrolls, inflasi konsumen, serta klaim pengangguran. Oleh sebab itu, investor menggunakan data tersebut untuk memproyeksikan arah kebijakan moneter ke depan.

Saat ini, pasar memperkirakan bank sentral AS akan memangkas suku bunga sebanyak dua kali sepanjang 2026. Dengan suku bunga yang lebih rendah, daya tarik emas cenderung meningkat. Oleh karena itu, investor kembali melirik emas sebagai aset lindung nilai.

Di sisi lain, dukungan terhadap harga emas juga datang dari bank sentral China. Bank sentral tersebut kembali menambah cadangan emas pada Januari. Bahkan, pembelian ini menandai bulan ke-15 secara berturut-turut.

Dengan demikian, permintaan emas yang stabil dari bank sentral berperan sebagai penopang harga. Pada akhirnya, kombinasi faktor global dan domestik menjadikan emas tetap relevan sebagai instrumen investasi jangka panjang.