Lampung – sebuah bus rombongan ziarah asal Metro, Lampung, mengalami kebakaran di ruas Tol Jakarta–Cikampek pada Senin, 5 Januari 2026. Peristiwa ini terjadi pada sore hari dan menarik perhatian banyak pengguna jalan. Meskipun api membesar dengan cepat, seluruh penumpang berhasil selamat.

Peristiwa kebakaran ini memicu gangguan lalu lintas dan menyebabkan kemacetan cukup panjang. Oleh karena itu, petugas segera melakukan penanganan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan lain.

Bus rombongan ziarah terbakar di Tol Jakarta–Cikampek saat evakuasi penumpang

Sebuah bus rombongan ziarah asal Metro, Lampung, terbakar di ruas Tol Jakarta–Cikampek, Senin (5/1/2026). (Foto: Tangkapan layar dari video).

Kronologi Kejadian Kebakaran Bus

Insiden kebakaran terjadi sekitar pukul 17.35 WIB di KM 06A Tol Jakarta–Cikampek. Bus tersebut melaju dari arah Jakarta menuju Cikampek. Saat mendekati lokasi kejadian, pengemudi melihat asap keluar dari bagian belakang kanan kendaraan.

Mengetahui kondisi tersebut, pengemudi langsung menghentikan bus di bahu jalan. Tindakan cepat ini membantu mencegah risiko yang lebih besar. Selain itu, pengemudi segera meminta bantuan petugas yang sedang melakukan patroli rutin di jalur tersebut.

Petugas Patroli Jalan Raya Tol Jakarta–Cikampek langsung mendatangi lokasi. Mereka segera mengamankan area dan memulai proses evakuasi. Pada saat yang sama, api terus membesar dan membakar sebagian badan bus.

Proses Evakuasi Penumpang Berjalan Lancar

Petugas PJR bersama pengemudi mengevakuasi seluruh penumpang ke tempat yang aman. Total terdapat 34 penumpang di dalam bus. Seluruh penumpang berhasil keluar tanpa mengalami luka.

Proses evakuasi berlangsung cepat dan terkoordinasi. Oleh karena itu, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Para penumpang diketahui merupakan rombongan peziarah yang berencana melanjutkan perjalanan menuju makam Wali Songo.

Selain itu, petugas terus mengarahkan penumpang agar menjauh dari lokasi kebakaran. Langkah ini bertujuan untuk menghindari dampak asap tebal dan percikan api.

Dugaan Penyebab Kebakaran Bus

Berdasarkan keterangan awal dari pengemudi, kebakaran diduga muncul akibat korsleting pada sistem sound system bus. Percikan api dengan cepat menyambar bagian lain kendaraan.

Api yang menyebar cepat membuat upaya pemadaman awal tidak berhasil. Akhirnya, seluruh badan bus hangus terbakar. Meski demikian, sistem pengamanan berjalan optimal karena pengemudi bertindak sigap sejak awal kejadian.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Namun demikian, dugaan korsleting listrik menjadi faktor utama dalam peristiwa ini.

Dampak Kebakaran terhadap Arus Lalu Lintas

Kebakaran bus ini berdampak langsung pada arus lalu lintas Tol Jakarta–Cikampek. Kepadatan kendaraan sempat mengular hingga dua kilometer. Antrean kendaraan terlihat mulai dari KM 04 Jatiwaringin hingga KM 06+400 Jatibening.

Petugas terpaksa menutup beberapa lajur untuk mendukung proses penanganan. Penutupan meliputi lajur satu, lajur dua, serta bahu jalan. Dengan demikian, arus kendaraan berjalan lebih lambat dari biasanya.

Pihak pengelola jalan tol mengimbau pengendara agar tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas. Setelah proses evakuasi dan pengamanan selesai, petugas secara bertahap membuka kembali lajur yang ditutup.

Rekaman Video Kebakaran Viral di Media Sosial

Sejumlah pengguna jalan merekam kejadian kebakaran tersebut. Video yang beredar memperlihatkan api besar membakar bus di dekat kawasan Stasiun LRT Jatibening Baru.

Banyak pengendara memperlambat laju kendaraan untuk melihat peristiwa tersebut. Akibatnya, kepadatan lalu lintas semakin bertambah. Oleh karena itu, petugas mengingatkan pengendara agar tidak berhenti di bahu jalan.

Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya pemeriksaan rutin kendaraan, terutama sistem kelistrikan. Dengan perawatan yang baik, risiko kebakaran dapat diminimalkan.

Kesimpulan

Kebakaran bus rombongan ziarah di Tol Jakarta–Cikampek tidak menimbulkan korban jiwa. Respons cepat pengemudi dan petugas menjadi faktor utama keselamatan seluruh penumpang. Meskipun insiden ini menyebabkan kemacetan, penanganan berjalan efektif dan terkontrol.

Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi pengelola transportasi dan pengemudi. Pemeriksaan kendaraan secara berkala dapat mencegah kejadian serupa di masa depan.