Nicolas Maduro menetapkan status darurat nasional setelah terdengar serangkaian ledakan di Caracas pada Sabtu pagi. Kebijakan ini diumumkan menyusul situasi keamanan yang di nilai memburuk dan berpotensi mengancam stabilitas negara. Oleh karena itu, pemerintah mengambil langkah cepat untuk mengendalikan kondisi di lapangan.

Melalui sebuah dekret resmi, pemerintah menyatakan keadaan darurat eksternal berlaku di seluruh wilayah Venezuela. Keputusan tersebut ditandatangani langsung oleh presiden dan di sampaikan kepada publik melalui Kementerian Pertahanan. Langkah ini bertujuan memperkuat koordinasi keamanan dan memastikan keselamatan warga sipil.

Status Darurat Venezuela Ditetapkan Usai Ledakan di Caracas

PRESIDEN AS TRUMP – Foto diambil dari Facebook The White House, Selasa (16/12/2025) memperlihatkan Presiden AS Donald Trump dalam unggahan pada 6 Desember 2025. AS dituduh menyerang Caracas dan wilayah lain di Venezuela. Presiden Venezuela Nicolas Maduro memberlakukan status darurat pada hari Sabtu (3/1/2026).

Pemerintah Venezuela Tuduh Amerika Serikat

Dalam pernyataan resminya, Kementerian Pertahanan Venezuela menuding pemerintah Amerika Serikat sebagai pihak yang bertanggung jawab atas agresi militer tersebut. Pernyataan itu menyebutkan bahwa serangan terjadi di wilayah sipil dan militer Caracas serta beberapa negara bagian lain seperti Miranda, Aragua, dan La Guaira.

Selain itu, pemerintah Venezuela menyatakan penolakan keras atas tindakan yang di anggap melanggar hukum internasional. Menurut dekret tersebut, aksi militer di nilai bertentangan dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya prinsip kedaulatan dan larangan penggunaan kekerasan. Dengan demikian, Venezuela menilai situasi ini sebagai ancaman serius bagi perdamaian regional.

Dampak Regional dan Ancaman Stabilitas

Pemerintah menegaskan bahwa agresi semacam ini tidak hanya berdampak pada Venezuela. Lebih jauh, kondisi tersebut berpotensi mengganggu stabilitas Amerika Latin dan kawasan Karibia. Oleh sebab itu, Caracas meminta perhatian komunitas internasional agar segera mengambil sikap.

Di sisi lain, Venezuela juga menuduh adanya motif ekonomi di balik dugaan serangan tersebut. Pemerintah menyebut bahwa upaya ini berkaitan dengan keinginan untuk menguasai sumber daya minyak dan mineral nasional. Namun demikian, Caracas menegaskan bahwa segala bentuk tekanan tidak akan menggoyahkan kedaulatan negara.

Klaim Media Sosial Masih Belum Terverifikasi

Seiring berkembangnya situasi, berbagai klaim bermunculan di media sosial. Beberapa unggahan menyebutkan adanya serangan langsung terhadap ibu kota serta aktivitas helikopter militer Amerika di atas kota. Meski begitu, hingga kini klaim tersebut belum mendapat konfirmasi independen.

Pemerintah meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Langkah ini di nilai penting agar tidak memicu kepanikan di tengah situasi darurat yang sedang berlangsung.

Tekanan Lama terhadap Pemerintahan Maduro

Sementara itu, laporan internasional menyoroti bahwa tekanan terhadap pemerintahan Maduro bukanlah hal baru. Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya beberapa kali menyatakan kesiapan untuk meningkatkan tekanan politik dan militer terhadap Caracas.

Tekanan tersebut meliputi perluasan sanksi ekonomi serta peningkatan kehadiran militer AS di kawasan. Selain itu, AS juga di laporkan melakukan operasi terhadap kapal-kapal yang diduga terlibat dalam perdagangan narkoba di Samudra Pasifik dan Laut Karibia. Langkah-langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi menekan pemerintahan Venezuela.

Reaksi Negara Tetangga Kolombia

Peristiwa ledakan di Caracas juga menarik perhatian negara tetangga, khususnya Kolombia. Presiden Kolombia Gustavo Petro menyampaikan kekhawatirannya melalui media sosial. Ia menyebut bahwa Caracas tengah di serang dan meminta respons cepat dari komunitas internasional.

Dalam pernyataannya, Petro menyerukan agar Organisasi Negara-Negara Amerika dan Perserikatan Bangsa-Bangsa segera mengadakan pertemuan darurat. Seruan ini menegaskan pentingnya dialog internasional guna mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.

Penutup

Secara keseluruhan, penetapan status darurat di Venezuela mencerminkan situasi keamanan yang sangat serius. Pemerintah berupaya menunjukkan sikap tegas dalam menjaga kedaulatan nasional. Pada saat yang sama, perhatian dunia internasional terus tertuju pada Caracas. Ke depan, respons diplomatik dan politik global akan sangat menentukan arah perkembangan krisis ini.