Final Piala Dunia 2026 – menyajikan duel sengit antara Argentina dan Spanyol. Namun, pertandingan yang berlangsung di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, tidak hanya menyita perhatian karena hasil akhirnya, tetapi juga akibat banyaknya pelanggaran dan insiden yang terjadi di lapangan. Spanyol akhirnya keluar sebagai juara setelah menang tipis 1-0 melalui gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu.

Selain kualitas permainan kedua tim, sorotan besar justru tertuju pada aksi keras para pemain Argentina. Banyaknya tekel, pelanggaran, hingga keributan setelah peluit panjang membuat laga final tersebut menuai kritik dari berbagai pihak. Salah satu yang paling vokal adalah legenda Real Madrid dan mantan pemain Timnas Inggris, Steve McManaman, yang menilai penampilan Argentina jauh dari semangat sportivitas.

Spanyol Raih Gelar Juara Lewat Gol Ferran Torres

Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit pertama. Baik Spanyol maupun Argentina sama-sama berusaha menguasai permainan dan menciptakan peluang berbahaya.

Selama 90 menit waktu normal, kedua tim gagal memanfaatkan kesempatan menjadi gol. Pertahanan yang solid dari masing-masing kubu membuat skor tetap imbang hingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan.

Gol yang di nantikan akhirnya lahir pada babak perpanjangan waktu. Ferran Torres berhasil memanfaatkan peluang dengan baik dan mencetak gol yang memastikan kemenangan Spanyol. Gol tersebut sekaligus mengantarkan La Furia Roja meraih gelar juara Piala Dunia 2026 setelah melewati laga yang berlangsung sangat ketat.

Pertandingan Diwarnai Banyak Pelanggaran dan Kartu

Di balik kemenangan Spanyol, jalannya pertandingan juga di warnai intensitas tinggi yang berujung pada banyak pelanggaran.

Sepanjang laga, Spanyol tercatat melakukan 21 pelanggaran. Sementara itu, Argentina bahkan melakukan 24 pelanggaran, menunjukkan betapa kerasnya duel yang terjadi di setiap lini permainan.

Wasit beberapa kali harus menghentikan pertandingan untuk memberikan peringatan kepada pemain dari kedua kubu. Tim Matador menerima lima kartu kuning selama pertandingan.

Sementara itu, Argentina harus kehilangan Enzo Fernandez setelah gelandang tersebut menerima kartu kuning kedua yang otomatis berubah menjadi kartu merah. Pengusiran Enzo membuat Argentina harus menyelesaikan pertandingan dengan jumlah pemain yang lebih sedikit pada fase krusial.

Steve McManaman mengkritik permainan keras Argentina usai final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol.

Leandro Paredes, Enzo Fernandeza

Keributan Terjadi Setelah Peluit Akhir

Ketegangan di lapangan tidak berhenti setelah pertandingan usai. Seusai peluit panjang di bunyikan, suasana memanas dan melibatkan sejumlah pemain dari kedua tim.

Leandro Paredes terlihat terlibat perselisihan dengan Eric Garcia. Dalam insiden tersebut, ia sempat mencengkeram lawannya sebelum kemudian menjatuhkan Gavi di tengah kerumunan pemain.

Sebelumnya, Nahuel Molina juga di sebut melakukan tindakan yang memicu ketegangan setelah mengenai tubuh Rodri dalam sebuah insiden yang memperkeruh situasi di lapangan.

Aksi-aksi tersebut membuat suasana final yang seharusnya menjadi perayaan sepak bola berubah menjadi penuh emosi dan ketegangan.

Steve McManaman Kritik Permainan Argentina

Penampilan Argentina mendapat sorotan tajam dari Steve McManaman. Mantan pemain Real Madrid itu menilai kualitas tim berjuluk Albiceleste sebenarnya sangat tinggi, tetapi cara mereka bermain justru merusak citra pertandingan.

Menurut McManaman, skuad Argentina memiliki banyak pemain berkualitas yang mampu tampil lebih baik tanpa harus mengandalkan permainan keras. Ia menyayangkan banyaknya aksi mendorong, menendang, hingga tekel yang di nilainya berlebihan sepanjang pertandingan.

McManaman juga menilai final Piala Dunia seharusnya menjadi panggung yang menunjukkan kualitas terbaik sepak bola kepada penonton di seluruh dunia. Sebaliknya, pertandingan kali ini justru di penuhi insiden yang di anggap mencederai nilai sportivitas.

Ia bahkan menyebut bahwa penampilan Argentina pada laga final sangat mengecewakan karena gagal menunjukkan permainan yang layak dari tim berstatus salah satu yang terbaik di dunia.

Final Piala Dunia 2026 Tinggalkan Beragam Sorotan

Kemenangan Spanyol memastikan mereka mengangkat trofi Piala Dunia 2026 setelah melewati pertandingan yang berlangsung dramatis hingga babak tambahan.

Meski demikian, hasil akhir bukan menjadi satu-satunya pembahasan. Banyaknya pelanggaran, kartu yang di keluarkan wasit, kartu merah untuk Enzo Fernandez, hingga keributan selepas pertandingan membuat final kali ini menjadi salah satu laga yang paling banyak di perbincangkan.

Kritik dari Steve McManaman semakin menambah sorotan terhadap penampilan Argentina. Menurutnya, laga sebesar final Piala Dunia semestinya menampilkan kualitas permainan terbaik, bukan di penuhi tindakan yang mengurangi nilai sportivitas sepak bola.