7 Coto Makassar – Saat bulan Ramadan tiba, banyak orang mencari hidangan hangat dan gurih untuk berbuka puasa. Salah satu pilihan kuliner yang sering menjadi favorit adalah Coto Makassar. Hidangan khas Sulawesi Selatan ini terkenal karena kuahnya yang kental, gurih, dan kaya rempah.
Coto Makassar berasal dari Makassar dan telah menjadi salah satu ikon kuliner Indonesia. Sekilas tampilannya memang mirip soto. Namun, coto memiliki kuah yang lebih pekat dan rasa yang lebih kuat. Perbedaan ini membuat coto memiliki karakter yang khas dan mudah dikenali.
Para peracik coto menggunakan kacang tanah yang ditumbuk halus untuk menciptakan kuah yang kental. Mereka tidak memakai santan seperti beberapa jenis soto lainnya. Perpaduan kacang tanah, kaldu daging, dan rempah membuat kuah coto terasa gurih hingga suapan terakhir.
Biasanya, penjual menyajikan coto bersama potongan daging sapi dan berbagai jenis jeroan. Beberapa tempat juga menyediakan paru, lidah, atau otak sapi sebagai pilihan. Banyak orang menikmati hidangan ini bersama buras, yaitu ketupat khas Sulawesi Selatan.
Menariknya, pencinta kuliner tidak perlu jauh-jauh pergi ke Makassar untuk menikmati hidangan ini. Banyak rumah makan di Jakarta menyajikan Coto Makassar dengan cita rasa autentik. Berikut beberapa tempat yang bisa menjadi pilihan untuk berbuka puasa.
Coto Makassar Syamsul Daeng Ngawing
Coto Makassar Syamsul Daeng Ngawing dikenal sebagai salah satu tempat makan legendaris di Jakarta. Rumah makan ini berada di kawasan Pasar Senen dan telah berdiri sejak tahun 1970-an.
Banyak pelanggan datang ke tempat ini karena cita rasa cotonya yang khas. Seporsi coto di jual sekitar Rp30.000 dengan berbagai pilihan isian. Pengunjung dapat memilih daging sapi, paru, lidah, atau otak sapi.
Kuah coto di tempat ini terasa pekat dan kaya rasa. Banyak pelanggan menambahkan jeruk nipis serta sambal tauco agar rasanya semakin segar.

Coto Makassar Syamsul Daeng Ngawing Foto.
Coto Makassar Daeng Memang
Di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, terdapat restoran bernama Coto Makassar Daeng Memang. Tempat makan ini cukup populer di kalangan pencinta kuliner Makassar.
Seporsi coto di sini dijual sekitar Rp35.000. Penjual menyajikan hidangan ini dengan potongan daging sapi dan jeroan. Banyak pengunjung memadukannya dengan buras atau ketupat.
Selain coto, restoran ini juga menawarkan berbagai hidangan khas Makassar lainnya. Beberapa menu favorit antara lain pallubasa, sop saudara, konro bakar, hingga es pisang ijo.
Coto Makassar Daeng Rahman
Pilihan lain yang tak kalah menarik adalah Coto Makassar Daeng Rahman. Rumah makan ini berada di Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan.
Pengunjung dapat menikmati seporsi coto dengan harga sekitar Rp35.000. Mereka dapat memilih potongan daging sapi atau jeroan sesuai selera.
Banyak pelanggan menambahkan sambal dan perasan jeruk nipis agar rasa kuahnya semakin segar. Hidangan ini juga terasa lebih lengkap ketika dinikmati bersama buras atau nasi putih.
Coto Makassar Gowa
Di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, terdapat rumah makan bernama Coto Makassar Gowa. Tempat ini menjadi salah satu alternatif bagi pencinta kuliner Makassar di Jakarta.
Harga seporsi coto di sini sekitar Rp30.000. Pengunjung dapat memilih berbagai jenis jeroan untuk melengkapi hidangan tersebut.
Selain coto, restoran ini juga menawarkan menu lain seperti sop konro dan ikan bakar. Pilihan ikan bakarnya cukup beragam, mulai dari bandeng hingga kuwe.
Mamink Daeng Tata
Restoran Mamink Daeng Tata juga cukup terkenal di kalangan pencinta kuliner Makassar. Rumah makan ini berada di kawasan Tebet, Jakarta Selatan dan telah berdiri sejak tahun 1996.
Menu Coto Makassar menjadi salah satu hidangan favorit di restoran ini. Pengunjung dapat memilih berbagai jenis potongan daging sapi maupun jeroan.
Kuah coto di tempat ini memiliki rasa gurih yang kuat. Banyak pelanggan menambahkan sambal serta jeruk nipis untuk memperkaya cita rasa. Seporsi hidangan ini dijual sekitar Rp41.000.
Coto Daeng Tayang
Di kawasan Kelapa Gading, pengunjung dapat menemukan rumah makan bernama Coto Daeng Tayang. Lokasinya berada di Jalan Boulevard Raya.
Tempat makan ini memiliki suasana yang nyaman dan bersih. Kondisi tersebut membuat banyak orang memilih tempat ini untuk berbuka puasa.
Seporsi Coto Makassar di sini dijual sekitar Rp35.000. Pengunjung dapat memilih isian berupa daging sapi atau jeroan.
RM Daeng Yahya
Bagi pencinta kuliner Makassar di kawasan Blok M, RM Daeng Yahya bisa menjadi pilihan menarik. Rumah makan ini berada di Jalan Sampit, Jakarta Selatan.
Tempat ini menggunakan sistem harga yang sedikit berbeda. Penjual menjual kuah coto sekitar Rp15.000. Pengunjung kemudian dapat menambahkan potongan daging atau jeroan dengan harga sekitar Rp7.500 per potong.
Konsep tersebut memberikan kebebasan bagi pelanggan untuk menentukan isi coto sesuai selera.
Kesimpulan
Coto Makassar merupakan salah satu kuliner khas Indonesia yang memiliki cita rasa kuat dan kaya rempah. Kuahnya yang hangat dan gurih membuat hidangan ini sangat cocok untuk berbuka puasa.
Berbagai rumah makan di Jakarta menghadirkan Coto Makassar dengan rasa autentik. Setiap tempat memiliki ciri khas tersendiri, baik dari segi kuah, isian, maupun pelengkap.
Dengan banyaknya pilihan tersebut, pencinta kuliner dapat menikmati hidangan khas Makassar tanpa harus pergi jauh ke kota asalnya. Kuliner tradisional ini pun tetap populer dan terus menarik minat masyarakat hingga sekarang.