Nasi Gandul – pecinta masakan Jawa kini dapat menikmati nasi gandul khas Pati langsung di Jakarta. Kuliner tradisional ini menghadirkan perpaduan nasi hangat, kuah santan berempah, dan daging sapi empuk yang menggugah selera. Selain itu, aroma daun pisang yang membungkus nasi menambah cita rasa khas yang sulit dilupakan.

Nasi gandul berasal dari Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Masyarakat setempat mengenal hidangan ini sebagai menu sarapan hingga makan malam. Oleh karena itu, banyak perantau Jawa memilih nasi gandul sebagai pengingat kampung halaman. Seiring berkembangnya tren kuliner nusantara, pelaku usaha membawa nasi gandul ke ibu kota dengan tetap menjaga keaslian rasanya.

Kini, berbagai warung dan restoran di Jakarta menghadirkan nasi gandul dengan karakter berbeda. Namun demikian, setiap tempat tetap mempertahankan identitas rasa khas Pati. Keberagaman inilah yang membuat nasi gandul semakin diminati.

Nasi gandul khas Pati disajikan di atas daun pisang dengan kuah gurih

Foto: Google Review

Ciri Khas Nasi Gandul sebagai Kuliner Tradisional Jawa

Nasi gandul memiliki kuah santan berwarna cokelat keemasan dengan rasa gurih manis. Peracik kuah menggunakan bawang merah, bawang putih, ketumbar, lengkuas, dan rempah lain yang menghasilkan aroma kuat. Selain itu, rasa manis muncul secara alami tanpa mendominasi.

Penjual nasi gandul biasanya menyajikan nasi di atas daun pisang. Mereka memotong daging dan jeroan langsung di hadapan pembeli menggunakan gunting. Cara ini menciptakan interaksi hangat antara penjual dan pembeli. Oleh sebab itu, nasi gandul tidak hanya menawarkan rasa lezat, tetapi juga pengalaman kuliner yang khas.

Rekomendasi Tempat Nasi Gandul Khas Pati di Jakarta

Nasi Gandul Harmonis Condet

Nasi Gandul Harmonis beroperasi di kawasan Condet, Jakarta Timur. Warung ini menarik perhatian pencinta kuliner Jawa karena mempertahankan cara penyajian tradisional. Penjual menuangkan kuah dalam jumlah melimpah sehingga nasi terasa lebih nikmat.

Kuah nasi gandul Harmonis menghadirkan rasa gurih pekat dengan aroma rempah kuat. Selain itu, pengunjung dapat memilih lauk seperti jeroan sapi dan telur bacem. Dengan harga sekitar Rp25.000, warung ini menawarkan porsi mengenyangkan dan rasa autentik.

Teras Budhe Panglima Polim

Teras Budhe menghadirkan nasi gandul dalam konsep restoran modern bernuansa Jawa klasik. Tempat ini cocok bagi pengunjung yang menginginkan kenyamanan sekaligus cita rasa tradisional. Oleh karena itu, banyak pelanggan memilih Teras Budhe untuk makan santai atau pertemuan keluarga.

Menu nasi gandul di Teras Budhe hadir bersama irisan daging sapi empuk, tempe goreng, dan kerupuk puli. Kuahnya memberikan sensasi gurih dengan sentuhan pedas ringan. Harga sekitar Rp68.000 sebanding dengan kualitas rasa dan suasana restoran.

Nasi Gandul Bu Endang Jakarta Barat

Nasi Gandul Bu Endang telah melayani pelanggan sejak tahun 1997. Kedai ini mempertahankan konsistensi rasa sehingga menarik perhatian berbagai kalangan, termasuk tokoh publik. Kuah nasi gandul di sini menghadirkan rasa manis gurih yang khas dan kaya rempah.

Pengunjung dapat memilih kuah yang tercampur dengan nasi atau terpisah. Selain itu, kedai ini menyediakan lauk seperti otak sapi, telur asin, bakwan jagung, serta tahu dan tempe bacem. Harga sekitar Rp25.000 membuat tempat ini tetap ramah di kantong.

Nasi Gandul Pakde Duren Sawit

Nasi Gandul Pakde berlokasi di Food Court Waroeng PTB, Duren Sawit, Jakarta Timur. Tempat makan ini menawarkan area luas yang nyaman. Selain itu, harga terjangkau menarik banyak pengunjung setiap hari.

Dengan Rp20.000, pengunjung sudah menikmati seporsi nasi gandul lengkap. Pilihan lauk meliputi babat, paru, kikil, telur, dan daging sapi. Kuahnya terasa kental dan gurih. Tak hanya itu, tempat ini juga menyediakan menu lain seperti soto Kudus dan ayam kremes.

Soto Kudus dan Nasi Gandul Mbah Di

Soto Kudus dan Nasi Gandul Mbah Di berada dekat Kota Tua dan Stasiun Jakarta Kota. Kedai ini memanfaatkan lokasi strategis untuk menarik wisatawan dan pekerja sekitar. Area duduk indoor dan outdoor memberikan fleksibilitas bagi pengunjung.

Nasi gandul di sini terasa semakin lezat dengan tambahan sambal dan kecap manis. Pengunjung dapat memilih lauk seperti telur pindang, perkedel, tempe, serta hati ampela. Harga sekitar Rp25.000 menjadikan tempat ini favorit banyak pencinta kuliner.

Kesimpulan

Nasi gandul khas Pati kini berkembang pesat di Jakarta. Berbagai tempat makan menghadirkan cita rasa autentik dengan ciri khas masing-masing. Oleh karena itu, masyarakat Jakarta dan wisatawan dapat menikmati kuliner tradisional Jawa tanpa harus bepergian jauh. Nasi gandul tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga menghadirkan kekayaan rasa dan budaya yang patut dijaga.